Kepemimpinan merupakan sebuah manifestasi dari cara
mempengaruhi orang lain dari yang tadinya tidak setuju, menjadi setuju, yang
kontra menjadi pro, yang tidak percaya menjadi percaya dalam sebuah situasi
atau perkara yang ada. Pemimpin tidak selalu memiliki sikap Kepemimpinan, akan
tetapi orang yang mempunyai sikap kepemimpinan dianjurkan untuk menjadi seorang
pemimpin.
Memang tidaklah mudah untuk mempengaruhi orang lain,
apabila hal tersebut berkaitan dengan perbedaan ideology (yang meliputi agama, golongan, suku, ras, budaya, adat), kepentingan serta ego dari suatu
individu. Tetapi hal ini menjadi menarik, apabila terdapat pro dan kontra yang
sulit menemukan titik temu dalam sebuah musyawarah (mufakat).

